Yuk Intip Kegunaan Rantai (Conveyor Chain) dan Sprocket di Industri Kelapa Sawit

Perkembangan industri kelapa sawit di Indonesia bisa dikatakan cukup maju. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pabrik kelapa sawit di Indonesia terutama di daerah Sumatera dan Kalimantan. Dalam proses pengolahan minyak sawit, dibutuhkan beberapa mesin dan alat salah satunya conveyor (alat pembawa kelapa sawit). Di dalam industri kelapa sawit conveyor yang digunakan adalah conveyor chain dan Sprocket. Agar lebih jelas, berikut ini ulasannya.

Penggunaan Rantai (Conveyor Chain) dan Sprocket di Pabrik Sawit

  1. Cara Menghitung Kebutuhan Rantai (conveyor chain) dan sprocket di Pabrik Kelapa Sawit

Perhitungan kebutuhan rantai (conveyor chain) dapat disesuaikan dengan target produksi dari suatu perusahaan. Efektivitas dari suatu alat dapat dilihat jika alat tersebut mampu menjalankan proses sesuai dengan kapasitas beban yang diberikan. Hal ini juga terjadi pada rantai (conveyor chain) dan sprocket di pabrik kelapa sawit. Sebaiknya kapasitas produksi ditentukan sejak awal pengolahan dan disamakan antara sebelum dan sesudah untuk mencapai efektivitas produksi.

  1. Cara Perawatan Conveyor Chain dan Sprocket di Pabrik Sawit

Setiap mesin yang digunakan dalam pabrik membutuhkan perawatan secara rutin. Begitu juga dengan Conveyor Chain & Sprocket di pabrik sawit, yang juga membutuhkan pemeliharaan untuk mendukung proses produksi. Tidak adanya perawatan akan menyebabkan penurunan performa mesin, dan bukan tidak mungkin menyebabkan kerusakan yang lebih perah. Tentunya hal ini dapat menyebabkan pengeluaran biaya operasional yang lebih banyak.

  1. Sparepart Mesin Conveyor Chain dan Sprocket di Pabrik Sawit

Penggunaan rantai (conveyor chain) dan sprocket di pabrik sawit tidak terlepas dari sparepart yang mendukungnya. Sprocket sendiri yang memiliki bentuk bergerigi untuk conveyor chain. Untuk mendapatkannya, anda bisa memesannya di perusahaan besar yang menyediakan spare part dari mesin yang digunakan di pabrik kelapa sawit. Harga yang dijual biasanya beragam, tergantung dari merk yang dipilih.

  1. Service dan Perawatan Conveyor Chain dan Sprocket Pabrik Sawit

Perawatan Conveyor Chain dan Sprocket dilakukan oleh teknisi yang sudah berpengalaman. Setiap perusahaan besar biasanya memiliki teknisi yang bertugas khusus untuk melakukan perawatan. Selain itu, service dan perawatan juga dapat menggunakan jasa teknisi dari perusahaan distributor mesin. Pemeliharaan alat yang tidak dilakukan oleh ahlinya tentunya akan sangat merugikan, karena sangat memungkinkan adanya  kesalahan dalam perawatan.

  1. Pergantian Sparepart Conveyor Chain dan Sprocket di Pabrik Sawit

Pergantian conveyor Chain dan Sprocket di pabrik kelapa sawit, perlu dilakukan jika memang terdapat komponen yang sudah mulai tidak berfungsi. Sparepart conveyor Chain & Sprocket biasanya bisa dibeli di luar negeri, karena ketersediaan di dalam negeri yang terbatas. Selain itu, anda juga bisa memesan di perusahaan yang menjual sparepart mesin pabrik.

Namun, sebelum sparepart dibuatkan, biasanya pihak perusahaan terlebih dahulu harus memahami alat yang anda gunakan di pabrik kelapa sawit. Tentunya hal ini penting dilakukan agar tidak sampai terjadi perbedaan sparepart yang disediakan dengan sparepart yang anda butuhkan. Apalagi jika penggunaanya dalam skala besar, seperti industri kelapa sawit.

Itulah beberapa informasi mengenai Conveyor Chain dan Sprocket pada industri kelapa sawit yang ada di Indonesia. Penting untuk menyesuaikan kapasitas yang digunakan mulai dari awal produksi hingga akhir pengolahan, sehingga didapatkan hasil yang lebih sesuai. Hal ini jua dapat menghemat pemborosan energi yang akan berdampak pada operasional perusahaan. Selain itu, perawatan alat juga menjadi bagian yang tidak kalah penting, untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.


Leave a Reply