Sudah Tahu Spesifikasi Turbin Uap Shinko Untuk Pabrik Kelapa Sawit ? Yuk Cek Disini

Turbin uap shinko adalah salah satu jenis peralatan darat yang memiliki peran penting dalam beberapa sektor. Era sekarang turbin ini seringkali dgunakan pada PLTU, pabrik pengelolaan kelapa sawit, sistem transportasi dan masih banyak lagi. Karena memiliki peran yang cukup besar, maka anda wajib tahu spesifikasi dari turbin uap sinko ini sendiri yang merupakan keluaran dari pabrik jepang. Yulk simak ulasan selengkapnya berikut.

 

Komponen Pendukung Mesin Turbin Uap Shinko

Sebelum anda mengetahui apa saja spesifikasi dari turbin uap ini, anda wajib tahu jika ada beberapa jenis turbin uap. Berdasarkan pada segi tekanan ahkhir uap, jenis turbin ini terbagi menjadi dua yaitu tekanan lawan dan tekanan kondensasi. Sementara berdasarkan pada aliran pada arah uap terbagi  menjadi turbin radial dan turbin tangesial. Berdasarkan pada aliran uap dan casingnya, turbin uap terbagi menjadi turbin reheat dan non heat.

Jenis turbin multi flow biasadiguakan di pabrik pabrik besar sepeti PLTU maupun pengelolaan kelapa sawit karena jenis ini mampu mengatasi permasalah perluasan exhausted pada mesin. Ada beberapa jenis komponen yang membentuk sebuah turbin uap yang begitu penting untuk mendukung kelangsungan produksi. Namun anda hanya harus mengetahui beberapa spesifikasi penting yang ada di dalam turbin.

Turbin adalah bagian utama yang ada di dalam mesin dan memiliki fungsi untuk merubah panas menjadi energi listrik dengan cara konversi. Sementara bagian penting lainnya adalah pompa air yang memiliki fungsi untuk menciptakan tekanan air dan mengalirkannya menuju boiler HRSG. Kondesor adalah alat yang digunakan untuk merubah uap menjadi air, bagian ini juga merupakan komponen penting dalam mesin turbin.

Beberapa Bagian Penting Pembentuk Mesin Turbin Shinko

Tak hanya komponen turbin saja, namun sebuah mesin turbin tidak akan bisa befungsi tanpa adanya beberapa bagian penting pembentuk mesin di dalamnya. Bagian penting ini terdiri dari shaft sheals yang berada diantara poos dan casing turbin. Dengan menggunakan sistem labyrinth seal, shaft sheals pada turbin uap memiliki fungsi untuk mencegah air serta udara masuk melalui sela sela poros dan casing.

Bagian yang tak kalah penting lainnya adalah turbin bearings yang menggunakan jenis thrust bearing, journal bearing, maupun kombinasi. Turbin bearing sendiri memiliki fungsi untuk menahan berat dan diam kompotenen rotor. Ada juga balance piston yang berfungsi untuk melawan gaya reaksi yang dapat menghasilkan gaya aksial pada sisi belakang silinder pertama turbin.

Selanjutnya bagian turbin stops valves yang memiliki fungsi dalam mengisolasi turbin dari pemasukan air dalam keadaan darurat. Turbin control velve juga bagian penting pada mesin untuk mengontrol uap agar air yang masuk sesuai dengan sistem kontrol. Sementara itu turning device juga berrfungsi untuk mencegah distrosi akibat berbagai proses seperti pemanasan atau pendinginan yang tidak sesuai pada rotor.

Mungkin sebagian dari pemilik mesin akan bertanya faktor apa yang menyebabkan sebuah boiler pada mesin meledak ? Meledaknya boiler pada mesin terjadi karena alat yang tidak berjalan sesuai fungsinya dan disebabkan karena perubahan suhu. Sehingga uap tersebut akhirnya berubah menjadi air yang kemudian dipompakan kembali menuju boiler.

Itulah beberapa spesifikasi penting pada sebuah mesin turbin uap yang wajib anda tahu. Pada intinya semua komponen mesin memang sangat penting untuk menunjang mesin dalam melakukan produksi. Anda bisa menggunakan mesin turbin ini untuk tedapat dalam PLTU, pabrik pengolahan kelapa sawit, sistem transportasi dan masih banyak lagi.

Leave a Reply