Mengulik Lebih Dalam Sterilizer di Pabrik Sawit

Sterilizer di Pabrik Sawit

Mengulik Lebih Dalam Sterilizer di Pabrik Sawit

Dalam pengolahan minyak kelapa sawit secara maksimal, maka alat yang digunakan adalah rebusan atau yang sering disebut juga sterilizer. Tekanan uap yang dihasilkan dari mesin boiler ini digunakan untuk merebus buah segar di tangki khusus. Pada pembahasan kali ini, akan dijelaskan mengenai penggunaan dari sterilizer untuk pengolahan kelapa sawit.

Penggunaan Rebusan (Sterilizer) di Industri Pengolahan Kelapa Sawit

  1. Cara Menghitung Kapasitas Rebusan (Sterilizer) Di Pabrik Sawit

Kapasitas setiap alat yang digunakan untuk pengolahan di suatu industri harus disesuaikan dengan jumlah produksinya. Begitu juga dengan kapasitas dari rebusan (sterilizer). Faktor ini harus diperhatikan dengan detail, sebab berpengaruh dengan kapasitas pemakaian daya listrik. Jika tidak diperhitungkan dengan benar, maka menyebabkan kerugian.

Adapun cara menghitung kapasitas dari rebusan agar mendapatkan jumlah yang tepat. Hal ini juga tergantung dengan banyaknya tabung sterilizer yang ada di pabrik. Kemampuan perebusan di setiap jamnya agar siap diproses, dapat dicari dengan persamaan kapasitas sterilizer dengan rumus jumlah tabung rebusan x jumlah lori x kapasitas lori / waktu proses.

  1. Cara Perawatan Pintu Rebusan (Sterilizer) Di Pabrik Kelapa Sawit

Perawatan menjadi salah satu bagian yang sangat penting dalam proses produksi. Begitu pun dengan pintu rebusan sterilizer di pabrik kelapa sawit. Terlebih penggunaan alat yang dilakukan secara terus menerus, dapat menyebabkan melemahnya kinerja dari alat tersebut. Perawatan ini bertujuan agar terhindar dari risiko kerusakan dan berdampak kerugian.

  1. Sparepart Rebusan (Sterilizer) Di Pabrik Sawit

Mengenal sparepart dari sterilizer sangat penting untuk produsen pengolahan kelapa sawit. Secara umum terdapat beberapa bagian yang berperan dalam proses produksi. Salah satunya adalah unit perebusan vessel yang dilengkapi dengan dua unit pintu sebagai tempat pengolahan tandan buah segar (TBS).

Untuk melakukan perebusan di sterilizer, uap masuk melalui pipa dan valve inlet. Kemudian, pengontrolan proses tersebut dilakukan dengan PLC (Programmable Logic Controller). Biasanya alat ini juga dilengkapi dengan grafik perekam uap dan dapat diatur secara manual atau otomatis.

  1. Service dan Perawatan Pintu Rebusan Pabrik Sawit

Penggunaan pintu rebusan di pabrik kelapa sawit memerlukan perawatan dan service secara berkala. Service ini dilakukan untuk menghindari risiko kerusakan dari mesin. Biasanya, untuk perawatan harian, moisture dari kompresor udara harus dibersihkan. Sedangkan pemeriksaan mingguan akan dilakukan pada bagian dalam sterilizer.

Ada beberapa bagian lain yang juga harus diperiksa, yaitu pipa udara dan penggerak. Hal ini penting dilakukan untuk memastikan pipa bocor atau tidaknya agar proses produksi berjalan dengan efektif. Begitu pula pada bagian switch pengaman di pintu sterilizer, harus dipastikan apakah berfungsi dengan baik dan tepat untuk menunjang proses produksi kelapa sawit.

  1. Pergantian Door Packing / Door Seal EPDM Di Pintu Rebusan (Sterilizer) Pabrik Sawit

Door Packing / Door Seal di pintu sterilizer merupakan beberapa bagian penting dari mesin rebusan. Untuk itu, penggantian komponen tersebut sangat diperlukan jika terjadi salah satu bagian yang tidak bekerja secara optimal. Penggantian door packing / door seal, ada baiknya jika menggunakan merek yang ternama dan berkualitas agar lebih bertahan lama.

Itulah beberapa informasi yang menjelaskan sterilizer yang ada di industri kelapa sawit. Pemahaman lebih detail tentang bagian dan sistem kerja, serta perawatan pintu rebusan, dapat dijadikan patokan untuk menggunakan mesin produksi. Selain itu, pemahaman yang tepat pada alat untuk pengolahan kelapa sawit akan membuat prose pengolahan lebih efektif.

Leave a Reply