Mengenal Sterilizer Pabrik Kelapa Sawit Lebih Dekat

Sterilizer Pabrik Kelapa Sawit

Pintu rebusan dalam pabrik kelapa sawit juga dikenal dengan nama sterilizer. Alat ini disebut juga bejana rebusan atau ketel rebusan. Dari namanya dapat diketahui manfaat dari mesin satu ini, yaitu untuk merebus kelapa sawit. Secara umum, ada dua tipe sterilizer yang biasa digunakan pada pabrik kelapa sawit, yaitu sterilizer vertical dan horizontal. Adanya sterilizer dalam pabrik kelapa sawit sangat membantu proses pengolahan sehingga lebih cepat dan tidak banyak memerlukan tenaga manusia.

 

Ada banyak hal yang membedakan pintu rebusan sawit vertical dan horizontal, dan terbagi dalam beberapa poin, antara lain:

Dilihat dari segi bentuk dan biaya investasi, sterilizer vertical jauh lebih sederhana dan terjangkau dibandingkan sterilizer horizontal
Dari segi kapasitas, sterilizer vertical jauh lebih kecil dibandingkan sterilizer horizontal, karena sterilizer vertical biasa digunakan di pabrik dengan kapasitas yang terbatas
Dari segi kerugian minyak, sterilizer horizontal lebih tinggi dibandingkan sterilizer vertical, alasannya karena buah akan mengalami kerusakan saat pengisian, karena terjadi benturan dengan pintu isian serta mengalami bantingan yang terjadi saat dimasukkan.
Sterilizer vertical membutuhkan waktu pembongkaran lebih lama jika dibandingkan sterilizer horizontal.

Rebusan kelapa sawit memang harus melalui tahap perebusan, karena dengan melewati tahap sterilizer ini diharapkan mampu meningkatkan hasil yang didapat dari rebusan uap dan jadi lebih memuaskan serta mendekati standart yang ditentukan. Jika proses perebusan mendekati standart atau sudah bisa dikatakan sempurna, maka minyak dari pabrik sawit (losses) uang hilang dapat dikurangi.

Sterilizer vertical disebut lebih baik dibandingkan mesin yang lama karena dinilai jauh lebih efektif. Kemajuan zaman membuat mesin ini mampu melakukan proses perebusan serta pembersihan sekaligus, jadi lebih efisien dan lebih cepat. Sudut pandang perebusan yang awalnya dianggap begitu saja pun berubah dengan munculnya sterilizer ini. Awalnya yang hanya digunakan untuk pembersihan dan pelunakan, kini menjadi serangkaian proses pembersihan yang lebih efektif. Ini akhirnya berimbas kepada hasil sawit yang lebih berkualitas dan lebih banyak.

Operator hanya diperlukan saat tandan buah sawit segar dimasukkan ke dalam mesin. Selebihnya, semua berjalan secara otomatis dilakukan oleh mesin. Nantinya, mesin ini akan membersihkan dan merebus sawit dalam waktu 80 menit. Sisanya, mesin yang akan mengocok dan menghubungkan tempat perebusan untuk mendapat biji sawit yang siap diubah menjadi minyak.

Namun sayangnya proses ini masih memiliki risiko kebocoran yang cukup tinggi, sehingga tenaga operator harus tetap mengawasi proses dari awal hingga akhir. Pemilihan merk mesin serta bagian-bagiannya harus dipilih yang sebaik mungkin serta memiliki kualitas terbaik. Packing pintu rebusan harus terbuat dari bahan berkualitas serta dibuat oleh tenaga ahli. Harga dari karet pintu rebusan dibanderol dengan nominal yang tidak murah, sehingga sumber daya manusia yang menjalankan sterilizer haruslah tenaga ahli yang tidak diragukan lagi. Anak bangsa memang sudah banyak yang mampu memproduksi packing pintu rebusan sendiri yang kualitasnya tidak kalah dengan barang impor. Distribusinya pun sudah merata, sehingga tidak perlu kaget jika banyak toko online yang menjual packing pintu rebusan.

Bisnis kelapa sawit yang kini berkembang pesat menjadi faktor utama mengapa komponen-komponen serta mesin kelapa sawit dengan mudah ditemui. Perlu dicatat, bahwa salah satu cara mencegah kebocoran dan meledaknya sterilizer adalah dengan memilih mesin dengan karet pintu rebusanberkualitas baik. Jika ini didapatkan, risiko jadi lebih minim, dan usaha dapat berjalan lancar.

Leave a Reply