Mengenal Berbagai Komponen Mesin Automation Rebusan Pabrik Sawit

Mengenal Berbagai Komponen Mesin Automation Rebusan Sawit

Yuk bahas komponen dalam Automation Rebusan Pabrik Sawit.

Pada pabrik kelapa sawit yang dijadikan sebagai tempat pengolahan CPO atau crude palm oil, terdapat beberapa stasiun kerja dimana salah satunya yakni stasiun rebusan buah sawit. Stasiun ini berisi mesin sterilizer yang melibatkan automation rebusan sawit sebagai pendukungnya. Automation rebusan sawit sendiri tidak akan bekerja maksimal tanpa komponen di dalamnya.

Komponen Mesin Automation Rebusan Sawit

  1. Sparepart Automation Rebusan Sawit

Automation rebusan sawit terdapat dua macam yaitu tipe vertikal dan horizontal. Keuntungan dari sterilizer dengan tipe vertikal yaitu tidak membutuhkan lori dan rel untuk proses pengangkutannya. Sedangkan kelebihan dari tipe horizontal adalah buah sawit tidak akan bersinggungan langsung terhadap dinding sterilizer, sehingga tidak akan terjadi korosi pada bejana.

Fungsi dari kedua tipe ini tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa adanya sparepart pendukung di dalamnya. Dimana sterilizer horizontal sendiri memiliki komponen di antaranya dearasi, safety valve, pressure gauge, main steam inlet, auxiliary steam inlet, exhaust, safety valve, dan kondensat c/w strainer.

  1. Material Sparepart Otomatis dan Kontrol Pintu Rebusan (Sterilizer) di Pabrik Sawit

Automation rebusan sawit memiliki peranan yang penting di dalam sebuah pabrik kelapa sawit. Bahkan semua pabrik sawit hukumnya wajib untuk memiliki mesin rebusan ini. Penggunaan dari mesin ini tidak terlepas dari material sparepartnya yang berkualitas, oleh sebab itu penting untuk memilih komponen penunjang mesin yang baik.

Meski kebanyakan onderdil atau suku cadang mesin di pabrik sawit diimpor langsung dari luar negeri, namun kini anda bisa menemukan stok sparepartnya di berbagai perusahaan di Indonesia. Anda bisa terlebih dahulu melakukan pemesanan sebelum komponen mengalami aus, sehingga tidak terjadinya jeda produksi akibat mesin yang tidak bisa beroperasi.

  1. Pergantian Sparepart Automation Pintu Rebusan dan BPV di Pabrik Sawit

Seperti yang telah disebutkan, bahwa penggunaan dari automation maupun back pressure vessel tidak terlepas dari komponen penunjangnya. BPV sendiri merupakan tempat pengumpulan steam yang telah diproduksi oleh boiler, dimana steam tersebut nantinya akan didistribusikan pada masing masing unit mesin dan salah satunya yaitu sterilizer atau automation pintu rebusan ini.

Oleh karena itu sparepart atau komponen yang menunjang kedua bagian ini perlu diperhatikan dan dicek secara berkala. Apabila terdapat komponen yang mengalami aus atau telah rusak, maka harus segera dilakukan pergantian. Hal ini dilakukan agar mesin bisa terus beroperasi dengan baik dalam pengolahan buah sawit.

  1. Service dan Perawatan Spare Part Pintu Rebusan PKS dan Back Pressure Vessel (BPV) di Pabrik Sawit

Service dan perawatan pada mesin mesin di pabrik perlu dilakukan agar alat tersebut memiliki umur yang lebih panjang. Dimana perawatannya sendiri termasuk juga pada cara penggunaan mesin yang sesuai dengan prosedur. Selain itu perawatan lainnya seperti pergantian sparepart berkala juga harus dilakukan dengan rutin.

  1. Cara Perawatan Spare Part Sterilizer Automation System di Pabrik Sawit

Cara perawatan spare part sterilizer ini harus dilakukan sesuai dengan kapasitasnya. Seperti pada cara pengisian lori rebusan yang memang harus dilakukan dengan penuh dan secara merata, agar mesin tidak mengalami penurunan kapasitas rebus. Namun perlu diketahui bahwa pengisian lori yang terlalu penuh juga dapat menyebabkan automation system menjadi rusak.

Penggunaan berbagai mesin di pabrik kelapa sawit memang harus diperhatikan dengan baik, mulai dari kapasitasnya, cara perawatannya, hingga service nya. Termasuk juga pada mesin automation pintu rebusan ini, dimana mesin tersebut sangat berguna pada proses pengolahan buah sawit menjadi minyak.

Leave a Reply