Mengenal Sistem Kelistrikan di Pabrik Kelapa Sawit

Proses pengolahan kelapa sawit menjadi Crude Palm Oil (CPO) melalui beberapa tahapan yang memerlukan energi cukup besar. Semakin besarnya kapasitas produksi, maka akan semakin tinggi pula tambahan energi yang dibutuhkan. Pabrik kelapa sawit umumnya memenuhi kebutuhan energinya secara mandiri, dengan menggunakan fiber dan shell untuk bahan bakar boiler. Dimana penggunaan genset juga diperlukan untuk mendukungnya.

Sistem Kelistrikan PKS

  1. Kebutuhan Listrik di Pabrik Kelapa Sawit

Idealnya sebuah pabrik kelapa sawit dapat memenuhi kebutuhan energi listriknya sendiri. Limbah serabut atau fiber serta cangkang sawit atau shell digunakan sebagai bahan bakar dari boiler, yang menghasilkan uap untuk penggerak turbin pembangkit tenaga listrik. Sumber energi yang terpasang pada pabrik kelapa sawit terdiri dari genset dan steam turbin generator, yang bisa beroperasi secara bersama sama maupun bergantian.

Dimana umumnya akan terdapat dua genset yang berkapasitas berbeda. Genset dengan ukuran lebih kecil dioperasikan untuk mensuplai kebutuhan domestik, serta penerangan apabila pabrik sedang dalam kondisi belum aktif dan turbin juga belum siap bekerja. Sedangkan genset dengan kapasitas besar dioperasikan sebagai sumber proses pertama pabrik, hingga pabrik kelapa sawit menghasilkan fiber dan shell yang berguna untuk bahan bakar boiler.

  1. Harga Solar Industri untuk Genset Pabrik Kelapa Sawit

Solar industri HSD atau High Speed Diesel merupakan bahan bakar minyak solar untuk mesin diesel yang memiliki kecepatan tinggi di atas 1000 RPM seperti alat berat, genset, mesin kereta api, mesin kapal laut, dan mesin industri lainnya. Harga solar industri sendiri selalu naik turun, seperti pada periode September 2020 harga dasar solar industri pertamina untuk area I dan II yaitu sekitar 9.500. Sedangkan di bulan Oktober 2020, harga dasarnya menjadi 9.300.

  1. Mesin Genset Terkenal di Pabrik Sawit : PERKINS, CUMMINS, ISUZU, YANMAR, MTU, MAN, Mitsubishi

Pemilihan genset terbaik harus dilakukan dengan tepat agar mesin berjalan sempurna, dimana mesin mesin genset yang terkenal di pks yaitu Perkins yang menjadi pelopor industri mesin genset, Cummins yang berasal dari Amerika Serikat, Yanmar, Isuzu, dan Mitsubishi yang bekerja maksimal dari produsen Jepang, serta mesin genset MAN dan MTU yang terbukti kuat dan irit dari Jerman.

  1. Service dan Reparasi Mesin Genset Pabrik Kelapa Sawit

Genset di pabrik kelapa sawit perlu dilakukan perawatan berkala agar bisa terus bekerja dengan maksimal. Bila genset mengalami masalah, segera lakukan service dan reparasi agar mesin genset tidak rusak. Pada jasa service genset umumnya telah tersedia beragam sparepart genset dari pabrikan langsung, untuk memperbaiki mesin mulai dari bahan bakar, solar, dan bensin. Beragam suku cadang juga tersedia seperti karburator, ring, injeksi, filter bensin, dan lainnya.

  1. Cara Memperbaiki Genset Rusak

Untuk memperbaiki genset yang rusak atau bermasalah, anda bisa mencoba menstarter genset yang telah habis atau dalam keadaan lemah. Cobalah untuk mengganti aki atau mengisi ulangnya, sebagai langkah untuk memperbaiki genset tersebut. Lakukan juga pengecekan apakah terdapat kabel yang putus di dalam genset, apabila ada maka anda bisa menyambungkannya kembali.

Jika genset tiba tiba saja setelah dihidupkan, maka terdapat beberapa kemungkinan kerusakan yang terjadi mulai dari bagian lubang ventilasi yang tersumbat dan lain sebagainya. Untuk mengatasi masalah pada ventilasi tersebut, anda bisa membersihkan saringan bahan bakar dan menggantinya dengan saringan yang baru. Selain itu, kondisi mesin yang sudah aus juga bisa menjadi penyebab kerusakan.

Penggunaan genset pada proses produksi di pabrik kelapa sawit merupakan salah satu hal yang penting. Karena mesin diesel tersebut berguna sebagai alat pembangkit listrik yang merupakan sumber energi proses produksi. Untuk itu mulai dari pemilihan genset, perawatan, service dan reparasi, serta cara memperbaiki genset perlu diperhatikan dengan baik agar mesin genset bisa bekerja dengan maksimal dalam menghasilkan energi listrik.

Leave a Reply